Metadeskripsi: Agar Zero Trust berjalan secara optimal, device security juga perlu dimaksimalkan. Simak hal-hal terkait device security dan Zero Trust berikut ini!
Serangan kejahatan siber terus berkembang seiring dengan makin majunya teknologi. Untuk melindungi jaringan dan data penting, kita juga membutuhkan sesuatu yang lebih canggih. Zero Trust merupakan solusi terkini yang bisa Anda gunakan untuk melindungi keamanan jaringan maupun perangkat yang Anda gunakan.
Zero Trust sendiri merupakan kerangka kerja keamanan dalam IT security yang mengharuskan semua pengguna, baik di dalam maupun di luar jaringan perusahaan untuk melakukan autentikasi dan pengesahan. Pengguna kemudian melewati proses validasi untuk konfigurasi dan postur keamanan, sebelum akhirnya diberikan akses ke dalam aplikasi atau data terkait.
Mengenal Device Posture Security
Sumber : Cloudfare
Saat melakukan pengelolaan akses dan izin ke aplikasi atau data penting, kita cenderung berfokus pada pengguna manusia. Dengan mengautentikasi dan memberi izin kepada pengguna melalui berbagai metode seperti MFA (multi-factor authentication) misalnya, Anda bisa memastikan bahwa hanya individu yang terverifikasi yang bisa mengakses dan menggunakan informasi sensitif yang Anda punya.
Namun perlu diketahui bahwa ada komponen lain yang juga perlu diotorisasi yakni perangkat. Baik itu perangkat seluler, desktop, wearable device dan berbagai jenis perangkat lainnya. Jika perangkat tidak sah masuk dan mengakses data, maka itu akan menyebabkan pelanggaran data.
Cara untuk memastikan keamanan perangkat adalah dengan device posture security. Postur perangkat adalah ukuran untuk melihat tingkat keamanan dan kesesuaian perangkat. Dengan memantau dan menegakkan postur perangkat, perusahaan bisa mencegah masuknya perangkat corrupt (serta peretas yang memanfaatkannya) mengakses informasi sensitif, aplikasi penting dan menggunakannya untuk tujuan yang tidak seharusnya.
Bagaimana Memulai Device Posture Security?
Sumber : Cisco
Ada beragam kriteria berbeda yang dapat dievaluasi ketika menentukan device posture security. Untuk memudahkan Anda melakukannya, ada beberapa checklist yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan serta menilai perangkat yang ada. Berdasarkan hasilnya, Anda bisa menentukan seberapa aman perangkat tersebut dan izin mana yang bisa diberikan pada perangkat tersebut.
- Patches dan Update. Pastikan sistem operasi dan aplikasi yang diinstall adalah versi terbaru dengan patches yang lengkap. Perangkat atau aplikasi yang tidak segera diperbarui akan menjadi celah untuk masuknya peretas dan akses yang tidak sah
- Anti-malware. Pastikan anti-malware dan firewall Anda up-to-date, compliant dan aktif
- Disc Encryption. Install dan aktifkan disc encryption
- Kosongkan semua port USB. Jika ada perangkat eksternal yang dicolokkan ke port, pastikan Anda melepaskannya
- Autentikasi Pengguna. Pastikan pengguna diautentikasi sebelum bisa mengakses perangkat. Pastikan juga batas waktu dalam keadaan aktif dan terkonfigurasi
- Vulnerable Application. Pastikan tidak ada aplikasi yang rentan atau vulnerable application yang sedang berjalan pada perangkat
- Anti-phishing. Pastikan anti-phishing dalam keadaan aktif dan berjalan
- Memory Utilization. Periksa apakah ada utilisasi memori yang tinggi. Jika ada, ini bisa menjadi pertanda ada peretas dari luar yang sedang mengakses perangkat
- Managed vs. Unmanaged Devices. Apakah perangkat Anda termasuk managed atau BYOD? Belakangan unmanaged device atau BYOD semakin banyak digunakan untuk remote work di masa pandemi guna menyesuaikan dengan gaya kerja baru dan kebutuhan akan konektivitas yang tinggi. Tentukan kebijakan keamanan khusus untuk unmanaged device dan pantau serta tingkatkan sesuai kebutuhan
- Status Biometrik. Untuk perangkat seluler, pastikan informasi biometrik sudah up-to-date dan aman.
Device Posture Security dan Zero Trust
Sumber : Netsolution
Kerangka kerja Zero Trust memberikan wewenang kepada pengguna dan perangkat sebelum akses ke aplikasi atau data penting diaktifkan. Di bawah prinsip Zero Trust, hanya perangkat dan pengguna yang terverifikasi yang diberikan akses ke sistem, aset dan aplikasi.
Bahkan setelah melalui proses autentikasi, perangkat dan pengguna juga tidak memiliki akses ke seluruh jaringan dan mereka juga tidak bisa melihatnya. Dengan kata lain, Zero Trust berfungsi memberi lapisan keamanan ekstra di atas device posture demi mencegah akses yang tidak sah.Safous bermitra dengan provider Zero Trust, Cyolo akan membantu Anda memastikan device posturesecurity lebih dari yang ditawarkan oleh IT solutions VPN. Hubungi kami sekarang juga untuk meningkatkan lapisan keamanan jaringan perusahaan Anda!

